3.2.a.9. Koneksi Antar Materi - Pemimpin dalam Pengelolaan Sumber Daya
CGP-MERLIANA-ANGKATAN2-KAB.LAHAT
3.2.a.9. Koneksi Antar Materi - Pemimpin dalam Pengelolaan Sumber Daya
LATAR BELAKANG
Sumber daya atau aset yang dimiliki sekolah adalah kekuatan dalam melaksanakan program yang mengedepankan kepentingan peserta didik atau program yang berdampak pada murid. dalam penyusunan program harus disesuaikan dengan visi dam misi sekolah yang ada agar program dapat tersusun dan terencana dengan baik. program yang dilaksanakan sewajarnya memiliki tahapan-tahapan yang dimulai dari Perencanaan, pelaksanaan, monotoring, evaluasi, rencana tindak lanjut sebagai perbaikan. untuk mewujudkan program yang berdampak pada murid SDN 7 LAHAT SELATAN.
A.
Pemetaan
Tujuh Kelompok Aset Sumber Daya di SD Negeri 7 Lahat Selatan
1.
Modal
Manusia
Ø GURU
Memiliki
satu orang Kepala Sekolah, Keseluruhan Pemegang Kelas dari Kelas 1-6 adalah
guru ASN dan sudah bersertifikat Pendidik, dua orang guru mapel PAI dan PJOK yang
berkompetensi pada bidang Mapelnya serta memiliki 4 Guru Honorer yang masih
muda, Enerjik dan berkompetensi untuk
membantu dan berkolaborasi dalam program
dan kegiatan sekolah termasuk CGP adalah
seorang guru Honorer, satu orang
Operator yang kompetensi dalam mengurus Administrasi dan Data sekolah
serta satu orang penjaga sekolah dan petugas kebersihan.
Ø MURID
Memiliki
murid yang berjumlah 147 orang yang
Heterogen dari berbagai Latar Belakang kompetensi dan Ragam karakter
Ø ORANG TUA
Keterlibatan
perang orang tua dan Komite SDN 7 Lahat Selatan adalah seorang Kades desa
Karang Anyar membuat segala kegiatan yang berhubungan dengan Program –program
yang berdampak kepada perbaikan infrastruktur sekolah seperti aset jalan menuju
sekolah sangat diperhatikan dan mendapat dukungan penuh dari perangkat desa.
2.
Modal Sosial
Ø Tata Tertib Sekolah yang mengatur
Waktu jam masuk dan pulang sekolah warga sekolah, Janji siswa dan sikap Nasionalis yang tinggi
Ø Kegiatan Pembiasaan Sholawat dan
Zikir dilakukan bersama-sama 15 menit sebelum masuk kelas, pembiasaan Literasi
membaca di pojok Baca serta perpustakaan sekolah, Menyanyikan Lagu Indonesia
Raya, Mars PPK dan Berdo’a sebelum
belajar dan sebelum pulang sekolah.
Ø Kegiatan Kepemimpinan melalui
Upacara Bendera dan Ekstra Pramuka
3.
Modal Fisik
SDN 7 Lahat Selatan memiliki Ruang Kelas yang cukup untuk belajar,
tempat cuci tangan disetiap depan ruang
kelas, memiliki sebuah Perpustakaan Sekolah yang Lengkap dan Ruang UKS dan
Ruang Labor untuk meningkatkan Literasi
anak-anak. Satu Ruang guru yang luas dan bersih dan satu Ruang Kepala Sekolah
beserta Staf TU yang Nyaman. Untuk sarana dan prasarana Toilet guru dan Toilet
siswa sudah tercukupi dan selalalu dalam keadaan bersih. Sirkulasi Penghubung
antar Ruang juga telah tersedia, Air sumur yang jernih dan alhamdulillah tidak
pernah kekeringan walaupun kemarau panjang serta Saluran pembuangan air yang lancar, Lapangan Upacara
dan Olahraga yang cukup luas untuk kegiatan Outdoor yang Asri ditanami bunga
hidup yang berwana-warni .
4.
Modal Lingkungan
Karena berada di desa dan dekat dengan Sungai Lematang dan
Pangkalan batu menjadikan SDN 7 Lahat Selatan
selalu ramai dengan mobil yang berlalu lalang mengangkut material dari
dekat sungai ke luar. Akan tetapi hal ini menjadikan Aset yang baik untuk
Anak-anak belajar mengenal dan melihat
langsung Proses Pemecahan dari Batu bujang menjadi batu split dan Lingkungan Alam yang dapat diperbarui
atau tidak dapat diperbarui setta dampak
Negatif bagi lingkungan. Ada juga sebuah
Aset Kearifan Lokal berupa musium mini dijadikan sebagai Sumber referesi
belajar anak-anak dan guru untuk mengenal Kebudayaan Desa tersebut.
5.
Modal
Finansial
Ø BOSNAS
Ø BOSDA
6.
Modal
Politik
Ø Kerjasama BABINSA
Ø Puskesmas
Ø Kades
7.
Modal Agama
dan Budaya
Ø Kegiatan Mulok Baca Tulis Al-‘quran
Ø Kegiatan Mulok Kesda, Bahasa Daerah dan Makanan Khas daerah lahat
Ø Peringatan Hari Besar Agama dan Nasional
Ø Kegiatan Class meeting
B.
REFLEKSI
Modul 3.2.
pemimpin dalam sumber daya menyadarkan diri akan jadi diri kita sebagai salah
satu aset yang ada di sekolah. Selama ini kita hanya menggali aset apa yang ada
di lingkungan sekitar kita yang bisa kita gunakan untuk mengembangkan dan
memajukan sekolah kita. Padahal kita sendiri adalah aset yang bisa
dimaksimalkan untuk meningkatkan kualitas sekolah kita.
Jika proses identifikasi telah dilakukan Selanjutnya membuat strategi pengoptimalisasian kekuatan-kekuatan tersebut untuk merumuskan program yang memberikan dampak dan memunculkan keberpihakan pada murid dengan menerapkan tahapan BAGJA.
Komentar
Posting Komentar