Elaborasi Pemahaman - Pendidikan yang Memerdekakan_Merliana CPP A10_Sum-Sel
MERLIANA,S.Pd_CPP_A10
Elaborasi Pemahaman - Pendidikan yang
Memerdekakan
- 1. Pemikiran yang harus ditanamkan adalah bahwa anak sebagai makhluk yang secara kodrat diciptakan sempurna dengan akal, emosi,potensi dengan kesadaran dan kehendak yang dimiliki. Pendidikan yang memerdekakan yakni mengembalikan manusiasebagai makhluk yang sempurna, merdeka dari tekanan dan merdeka untuk mencapai tujuan yang ditetapkan.
- 2. Praktik-praktik pembelajaran yang menurut saya bisa diterapkan, antara lain melakukan refleksi bersama tentang kelebihan dan kekurangan, anak-anak diberi kesempatan untuk membuat perencanaannya sendiri, fungsi sekolah sebagai penghubung siswa dengan dunia nyata, menciptakan lingkungan belajar yang nyaman dan aman, aturan yang diganti dengan kesepakatan bersama.
- 3. Praktik-praktik pembelajaran yang menurut saya perlu dihilangkan, yaitu pemberian hadian pada anak yang berlebihan, pemberian hukuman bagi anak yang melanggar, serta pembuatan keputusan/aturan tanpa melibatkan siswa.
- 4. Potensi yang bisa mendukung penerapan prinsip Pendidikan yang Memerdekakan antara lain lingkungan belajar yang nyaman dan aman, warga sekolah yang memahami satu visi, pemahaman masyarakat umum dan orang tua tentang pendidikan yang memerdekakan, kemauan guru untuk memperbaiki pembelajarannya.
- 5. Tantangan yang dihadapi yaitu
kewenangan yang dimiliki belum menyentuh seluruh aspek, masih di sekitar kelas,
perkembangan teknologi yang sangat pesat, ketidak siapan masyarakat umum dan
orang tua murid terkait pendidikan yang memerdekakan.
- 6. Langkah pertama yang harus dilakukan melakukan dialog dengan warga sekolah, orang tua, tokoh praktisi, dan masyarakat umum.


Komentar
Posting Komentar